Berikut adalah tips melakukan hubungan sex selama hamil :
- Selama kehamilan Anda normal dan tidak tampak adanya gejala aneh, maka Anda dapat berhubungan intim dengan pasangan Anda kapan saja.
- Untuk sementara kurangi gaya yang dapat membahayakan kandungan. Misalnya pada saat posisi suami diatas jangan sampai menekan perut istri, atau Anda dapat mencoba berbagai posisi yang nyaman untuk sang Istri.
- Ada yang menganggap bahwa posisi wanita diatas paling nyaman untuk ibu hamil.
- Perut yang membesar saat kehamilan membuat hubungan seksual menjadi tak nyaman. Banyak pasangan menemukan posisi berbaring bersampingan, saling berhadapan atau masuk dari posisi belakang dianggap lebih merasa nyaman.
- Jika saat melakukan hubungan sex menimbulkan pendarahan pada istri meskipun dalam jumlah sedikit, segera hentikan dan konsultasikan dengan dokter atau bidan.
- Jangan ragu untuk mengutarakan keluhan maupun pertanyaan seputar hubungan sex selama hamil dengan dokter anda.
Seks Aman untuk Wanita Hamil
BANYAK wanita hamil merasa takut berhubungan intim karena khawatir terjadi kontraksi dini. Padahal, aktivitas seks yang tergolong aktif akan memberi nutrisi bagi pertumbuhan ibu dan bayi.
Kehamilan memang patut disyukuri dan tak menghalangi kita untuk melakukan kegiatan rutin.
Salah satunya adalah berhubungan seks. Ibu tentu tak mau kehangatan
bersama suami terkurangi jumlah maupun kualitasnya hanya lantaran hamil.
Simaklah tip seks yang aman untuk ibu hamil, seperti dikutip dari
Health24.
Hubungan Seks Posisi di atas
Wanita
hamil akan lebih aman jika posisinya berada di atas pria. Dengan posisi
ini, ibu bisa lebih bebas dan leluasa bernafas. Ibu juga bisa
mengontrol kedalaman penetrasi dan efek yang ditimbulkannya pada gerakan
dari si jabang bayi.
Hubungan Seks Gaya koboi
Posisinya,
ibu berada di atas tubuh suami, tapi dengan wajah membelakangi wajah
suami. Ibu layaknya penunggang kuda yang siap menyentak “kuda liar”
suami.
Hubungan Seks Posisi Membelakangi
Hubungan Seks Posisi Membelakangi
Dengan
posisi berdiri, tubuh ibu berada di depan suami di mana kedua kakinya
terbuka di antara kaki ibu. Jadi, ketika merasakan penetrasi, ibu bisa
menyelipkan kedua kaki dan memanfaatkan posisi yang menurut ibu tepat.
Posisi
yang nyaman untuk ibu sebaiknya menjadi bahan komunikasi seks bersama
suami. Hal ini penting untuk menghindari keadaan yang justru
membahayakan jabang bayi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar