Sabtu, 01 November 2014

Serba-serbi Posisi Doggy Style Saat Bercinta


doggyserbi

Kreativitas dan eksperimen memang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan posisi seks yang ideal. Salah satu posisi seks yang paling disukai oleh semua pasangan adalah posisi doggy style. Posisi ini sering dikatakan sebagai posisi yang terbaik untuk mencapai daerah G-spot. Berikut ini adalah sekilas mengenai posisi yang sarat dengan fantasi.
Teknik
Posisi ini tidak begitu menyenangkan bagi sebagian orang, terutama tipe pasangan romantis, karena mereka tidak akan bisa merasakan tatapan kasih sayang satu sama lain dan tidak ada ciuman penuh gairah. Perempuan hanya mendapatkan sentuhan dari belakang karena posisi mereka merangkak dan pasangannya berlutut di belakangnya.
Semakin tinggi kaki perempuan semakin rendah pula mereka harus menungging. Setelah itu, pasangan akan memegang pinggul dan melakukan penetrasi.
Sensasi
Posisi ini menimbulkan sensasi yang kuat karena penetrasi yang dilakukan sangatlah mendalam. Banyak juga yang mengatakan bahwa posisi ini sangat memanjakan stimulasi G-Spot. Penetrasi juga dapat dilakukan di sisi vagina serta di bagian atas atau bawah dengan memilih sudut tusukan, yang berarti bahwa sensasi yang dirasakan bisa sangat beragam.
Kelebihan
Laki-laki memiliki akses yang mudah ke klitoris dengan tangan selama penetrasi sehingga dapat menambah kenikmatan seks. Tangannya juga bebas untuk menjelajah seluruh tubuh pasangannya. Posisi doggy style ini juga ideal untuk orgasme (vagina dan klitoris).
Hal ini juga memungkinkan pasangan untuk menikmati kepuasan seks tanpa harus khawatir atau malu memperlihatkan ekspresi wajah mereka. Tanpa bertatap muka, pasangan akan lebih mudah berkonsentrasi dalam merasakan sensasi hubungan seks daripada bertatap muka langsung.
Kelemahan
Posisi doggy style ini telah memicu banyak kritik; beberapa orang mengkawatirkan tentang sifat dominator atau mendominasi posisi. Sebagian lainnya membahas masalah sisi yang tidak manusiawi tentang posisi ini. Memang benar bahwa laki-laki yang memegang kendali, tetapi jika posisi ini berhasil membuat kedua belah pihak menikmatinya, maka tidak akan menjadi masalah.
Namun, jika laki-laki terlalu kasar, perempuan bisa menjadi sangt lemah dan tidak stabil apabila laki-laki tidak bisa mengendalikan irama, intensitas dan kedalaman penetrasi. Ingatlah bahwa penetrasi terkadang dapat meyakitkan bagi perempuan jika tindakan yang dilakukan terlalu kasar.
Saat terbaik untuk melakukannya
Posisi doggy style dapat dinikamti setiap saat, tergantung pada suasana hati. Beberapa pasangan memilih posisi tersebut ketika mereka menginginkan suasana yang liar, spontan dan berapi-api. Posisi ini tidak dianjurkan bagi pasangan yang pertama kali berhubungan seks karena perempuan mungkin masih belum mengenal tubuh pasangannya dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar